Banjarbaru Menjadi Juara 3 dalam Ajang Sepak Bola Kategori Putra - Gala Siswa Indonesia Tingkat Provinsi

Dramatis! DAREL, SISWA SMP PLUS CMI JADI BENTENG PERTAHANAN TIM GSI BANJARBARU– Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 resmi berakhir dengan penuh drama. Tim sepak bola pelajar SMP Kabupaten Banjar sukses keluar sebagai juara pertama setelah menumbangkan tim tangguh dari Kabupaten Kotabaru dalam laga final yang berlangsung sengit di Lapangan Murjani, Banjarbaru, pada Minggu (13 September 2026). Pertandingan penentu tersebut berjalan sangat emosional. Tim Kabupaten Banjar sempat tertinggal telak dengan skor 0-3 dari Kotabaru di babak awal. Namun, lewat semangat pantang menyerah dan instruksi taktik yang matang, anak-anak asuh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berhasil melakukan comeback luar biasa hingga membalikkan keadaan dan mengamankan gelar juara. Jaring Talenta Muda Menuju Nasional Turnamen sepak bola berjenjang khusus pelajar SMP ini berlangsung selama empat hari, mulai dari 10 hingga 13 September 2026. Kompetisi ini berada di bawah koordinasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan yang bekerja sama dengan dinas pendidikan kabupaten/kota. Sebanyak delapan kabupaten/kota mengirimkan skuad terbaik mereka untuk beradu strategi dan kemampuan fisik. Ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan wadah penjaringan bakat usia dini terstruktur yang sejalan dengan ekosistem pembinaan sepak bola nasional. Skuad perwakilan daerah seperti Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) hingga juara bertahan tahun lalu, Kota Banjarbaru, turut menunjukkan permainan yang menjunjung tinggi nilai sportivitas dan disiplin.

Namun, tahun ini di tim GSI BANJARBARU ada salah satu siswa SMP Plus CMI yang menjadi pemain top eleven berjuluk kota idaman, Ahmad Darel Isma, menjadi pemain inti merupakan bagian sejarah baginya, ditambah Darel tahun 2026 ini juga tahun terakhir Dia duduk di bangku SMP, artinya GSI tahun ini paling bermakna untuknya, lain Siswa lain pula salah satu Ustadz Muhsi, salah satu pengajar SMP PLUS CMI yang turun juga menjadi bagian tim medis GSI kota Banjarbaru. Walaupun tahun ini kota Banjarbaru hanya bisa berjuang di peringkat ke 3 tapi ini salah satu pencapaian yang sangat luar biasa.