Sosialisasi Karhutla: Meningkatkan Kesiapsiagaan Warga Sekolah terhadap Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan
Oleh: Tim Redaksi Website Sekolah
Selasa, 18 Agustus 2026

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bukan sekadar krisis lingkungan, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat. Asap yang ditimbulkan dari Karhutla dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
Sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap dampak Karhutla, Dinas Kesehatan UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Karhutla di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh warga sekolah, khususnya Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta murid, sebagai langkah edukasi agar warga sekolah dapat mengenali bahaya Karhutla dan memahami cara menjaga kesehatan ketika terjadi kondisi udara yang kurang sehat akibat asap kebakaran hutan dan lahan.
Meningkatkan Pengetahuan tentang Bahaya Karhutla
Dalam kegiatan sosialisasi, warga sekolah diberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla serta dampak paparan asap terhadap kesehatan. Asap Karhutla dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti batuk, iritasi mata dan tenggorokan, sesak napas, serta memperburuk kondisi kesehatan tertentu.
Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu, edukasi mengenai pencegahan dan perlindungan diri dari paparan asap Karhutla menjadi penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, warga SMP Plus Citra Madinatul Ilmi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau kondisi kualitas udara, membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pembagian Masker Gratis bagi PTK dan Murid

Selain memberikan edukasi mengenai Karhutla dan dampaknya terhadap kesehatan, Dinas Kesehatan UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan juga melaksanakan pembagian masker secara gratis kepada PTK dan murid SMP Plus Citra Madinatul Ilmi.
Pembagian masker tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan dalam upaya perlindungan kesehatan warga sekolah, khususnya ketika terjadi kondisi udara yang berpotensi terdampak asap Karhutla. Masker diharapkan dapat digunakan secara tepat, terutama saat warga sekolah harus melakukan aktivitas di luar ruangan dalam kondisi kualitas udara yang kurang baik.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan di tengah ancaman Karhutla membutuhkan peran dan kepedulian bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga sekolah, guru, murid, orang tua, dan seluruh masyarakat memiliki peran dalam meningkatkan kesiapsiagaan.
Bersama Mewujudkan Sekolah yang Siaga Karhutla
Kegiatan sosialisasi Karhutla di SMP Plus Citra Madinatul Ilmi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan kesiapsiagaan seluruh warga sekolah dalam menghadapi potensi dampak Karhutla.
Dengan adanya edukasi serta pembagian masker gratis bagi PTK dan murid, diharapkan warga sekolah semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi diri dari paparan asap.
Karhutla adalah ancaman bersama. Dengan pengetahuan, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan, kita dapat bersama-sama melindungi kesehatan warga sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat.