Membangun Kepercayaan Diri Remaja di Tengah Tekanan Pergaulan
Usia remaja merupakan masa di mana pengaruh teman sebaya mulai memiliki peran besar dalam pembentukan identitas dan kepercayaan diri anak. Tekanan untuk diterima dalam kelompok pertemanan terkadang membuat remaja rentan mengikuti tren atau perilaku tertentu meski bertentangan dengan nilai yang diajarkan di rumah.
Orang tua dapat membantu membangun kepercayaan diri anak dengan konsisten memberikan apresiasi atas pencapaian dan usaha anak, sekecil apa pun itu. Mengajarkan anak untuk mengenali dan menghargai kelebihan dirinya sendiri juga penting agar tidak mudah terpengaruh validasi dari luar.
Selain itu, penting bagi orang tua untuk membekali anak dengan keterampilan menolak ajakan negatif secara sopan namun tegas, serta menjadi tempat yang aman bagi anak untuk bercerita ketika menghadapi tekanan sosial dari lingkungan pertemanannya.